Monday, August 24, 2009

Kecerdasan Bisnis

Setelah baca buku tipis karya Ram Charan, tentang Kecerdasan Bisnis, membuat kening saya berkerut. Bukannya apa, karena buku tipis ini benar-benar menjawab problem yang saya alami saat ini.

Beberapa hari ini dipikiran saya terus bergelayut untuk mencari property. Alasannya sangat logik, saya membutuhkan ruang yang lebih luas sebagai gudang. Karena tempat yang ada sekarang tak lagi mampu menampung garmen muslim yang telah selesai diproduksi. Beberapa rumah, kios & lokasi sudah saya call, untung saja harganya belum deal.

Setelah baca buku Ram ini, mengingatkan kembali bahwa saya mesti fokus. Fokus untuk apa ? untuk bisnis jawabannya. Bahkan seringkali saya share, bahwa dalam bisnis jangan sampai terjebak dengan fix aset yang kemudian membuat cash flow kita sakit. Karena banyak sekali pebisnis awal, ketika mulai jalan dan sudah ada untung, sibuk untuk menghabiskan uang dengan
membeli barang konsumtif atau investasi yang slow moving.

Dalam buku Ram ini diceritakan tentan inti sebuah bisnis. Berikut
rangkumannya :

1. Mendapatkan Uang Tunai (cash generation)
Bisnis adalah menghasilkan cash. Cash adalah bagaikan darah dalam tubuh. Aset besar, bisnis mantap dan pelanggan banyak tak akan berarti kalau cashnya tidak sehat. Banyak sekali usaha memilik banyak aset, tetapiakhirnya runtuh gara-gara kekurangang cash. Jadi pelihara cash, hati-hati dalam berhutang dan juga dalam membelanjakan serta tahan beli barang yang tidak produktif agar cash tetap fit.

2. Keuntungan (margin)
Apa gunanya jika bisnis tidak untung. Esensi dari bisnis adalah menciptakan laba. Tujuan-tujuan lain adalah kembangan dari menciptakan profit. Oleh karena itu, likudasi segera jika bisnis tak tumbuh atau hidup segan mati tak mau jika sudah segala upaya diusahakan untuk menghidupkannya. Saya telah menutup usaha jualan sandal, ternak kambing, percetakan dan kaos kaki. Karena tidak mampu menciptakan profit.

3. Kecepatan (velocity)
Kecepatan memutar modal. Bagaimana cash bisa digunakan untuk produk-produk fast moving. Cepat habis sehingga berputar keras. Jangan sampai terjadi penumpukan modal, barang atau aset. Biarkan semua bergerak sehat. Dengan semakin cepat perputaran, maka margin akan maksimal. Prinsip orang China, lebih baik untung tipis tapi cepat laku dari pada untung banyak tapi kagak laku-laku.

4. Pertumbuhan (growth)
Pertumbuhan adalah tanda kehidupan, maka perlu kita amati cash generation, margin, velocity dan kastamer sejauh mana pertumbuhannya. Lakukan sesuatu jika terjadi penurunan.

5. Pelanggan (customer)
Kunci berikutnya adalah akrap dengan pelanggan. Dengan mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan produk yang kita jual akan diserap pasar. Prinsip utamanya, juallah produk yang dibutuhkan pasar, jangan asal jual produk. Oleh karena itu, seorang entrepreneur harus punya kemampuan mengendus apa keinginan dan trend pasar.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
Fatta Niaga
=======================================
www.bursajilbab.com : Grosir Jilbab Super Murah
www.bajubayimurah.com : Pusat Kulakan Baju Bayi
www.ebajumuslim.com : Grosir Baju Muslimah Murah
www.wafanakids.com : Grosir Baju Muslim Anak
www.grosirkoko.com : Grosir Baju Takwa Bandung
www.jihadiclothing.com : Kaos Distro Muslim
www.sekolahsablon.com : Spesialis Kursus Sablon Kaos
=======================================

0 komentar: