Thursday, April 14, 2011

Merawat Bisnis Layaknya Merawat Tanaman

Beberapa hari ini saya banyak mendapat cerita tentang kegagalan sebuah bisnis yang sudah eksis. Ternyata banyak kasus, bisnis yang dirintis dari kecil, kemudian membesar lalu tumbang tak berbekas. Ada banyak faktor ternyata, mulai dari over ekspansif sampai masalah moralitas pengelolanya.
 
Menutur teori, orang yang telah berhasil memulai bisnis, maka 80% ia akan berhasil memulai bisnis yang baru lainnya. Biasanya seorang pebisnis pemula, saat usaha pertama berhasil, maka muncul adrenalin untuk menangkap semua peluang yang ada. Memang, kalau kita sudah terasah sense of business-nya, maka akan mudah mengenali peluang-peluang bisnis yang muncul.
 
Nah. disinilah awal godaannya. Saat begitu banyak peluang menggiurkan di depan mata, maka munculah hasrat untuk memasuki usaha tersebut. Dan benar, akhirnya masuklah ke usaha baru tersebut. Demkian dan terus demikian.
 
Faktanya, saat usaha baru didirikan, ternyata tak semudah yang dibayangkan. Maka umumnya akan menyedot cash dari usaha lama yang telah eksis. Jika keinginan mendirikan usaha tak terkendali, maka konsentrasi akan terpecah dan kemudian cash akan terganggu. Jika terus dilanjutkan, maka cash dari bisnis utama akan terus tersedot, apalagi jika menggunakan utang, makan akan terserang dengan sangat cepat.
 
Nah, akhirnya usaha baru belum maksimal menghasilkan cash, usaha lama terbengkalai karena tidak bisa fokus dalam pengelolaannya. Kalau sudah begini, biasanya akan terjadi efek domino, perusahaan baru runtuh diikuti berturutan sampai usaha awalnya.
 
So,
Untuk sementara waktu fokuslah pada bisnis utama sampai kuat sistemnya, baru setelah benar-benar kuat kita memikirkan peluang yang lain. Jangan silau dengan setiap peluang yang datang, karena ternyata belum tentu seindah saat kita memandang.
 
Dengan tetap konservatif dan hati-hati serta fokus, bisa jadi usaha awal akan membesar dan menjadi induk dikemudian hari. Lebih aman satu membesar terlebih dahulu daripada banyak tapi kecil-kecil dan belum sehat. Saat sudah kuat, baru buatlah sekoci kecil yang memperkuat bisnis utama.
 
Wassalam,
 
 
 
Amir Fauzi

0 komentar: