Monday, November 12, 2012

Mengenal Resiko Saat Memulai Bisnis

 
Dari kelakar saya dengan para pelaku usaha, ada dua momok saat memulai usaha, apa momoknya itu. Pertama, adalah gagal saat memulai usaha, momok kedua adalah ditipu oleh rekan atau orang.

Gagal Memulai Bisnis adalah hal yang biasa, dalam sebuah survey yang saya baca, konon, seorang pengusaha sebelum berhasil rata-rata gagal sebanyak 4,6 kali. Sangat jarang sebuah bisnis dimulai langsung berhasil. Saya sendiri, kalau dihitung-hitung telah mengalami gagal bisnis sebanyak 7 kali. Ya, 7 kali. Jika diibaratkan rapot saya dalam usaha berapot merah, dibawah rata-rata. 

Tapi tak mengapa, memang kawan dari kesuksesan itu adalah kegagalan. Kalau ndak sukses ya gagal, ini sebuah pilihan resiko, apalagi yang namanya usaha harus berkawan dengan resiko.

Saat mengenang kegagalan, rasanya terasa manis, bisa merasakan nikmatnya sebuah keberhasilan. Jadi go a head saja.

Berikutnya, resiko yang ndak enak lainnya adalah ditipu orang. Saya sendiri juga beberapa kali ditipu orang. Yang terbesar yang saya alami saat gaji kerja saya pertama kali saya masukkan untuk investasi sebesar 10 juta di tahun 2000 kepada orang yang saya lihat tampang luarnya seperti orang alim, tapi kelakuannya zalim :-)

Uang yang seharusnya bisa saya petik untuk modal nikah saya raib dibawa mitra usaha saya. Kebayang saat itu ada kawan kerja yang ngasih pinjaman saya buat nikah, karena benar-benar bokek. Ini sekolah yang tidak pernah saya lupakan dalam hidup saya.

Sampai saat ini, uang itu tak tertagih raib bagai ditelan angin. Berikutnya, saya kena tipu, namun dalam jumlah yang tidak sebesar saat itu.

Terus terang, dua pelajaran itu merupakan sekolah bisnis yang tidak bisa saya lupakan dan menjadi sekolah bisnis bagi saya. Sejak kejadian itu saya menggunakan formula yang saya dapat dari raja factory outlet Bandung, start small.

Ya, start small.
Dalam memulai usaha jangan terburu nafsu, mulailah dengan start small, jika tumbuh kembangkan, jika gagal kuburkan. Demikian juga dalam kerjasama dengan orang lain, lebih baik cek benar latar belakang mitra bisnis kita, selain itu gunakan transaksi kecil lebih dahulu agar jika kena tipu tidak kolaps.

Semoga tips ini membantu Anda yang ingin terjun ke dunia usaha yang penuh romantika.

Just Do It.



Amir Fauzi
Owner

0 komentar: