Wednesday, January 02, 2013

Bisnis Gaya Landak dan Gaya Serigala

Gaya bisnis ini diperkenalkan oleh Jim Collins dalam Good to Greats. Inti dari buku Jim ini adalah, ada dua gaya pebisnis dalam menjalankan usahanya. Pertama gaya fox atau serigala. Berikutnya adalah gaya hedgehog atau gaya landak.

Baik, mari kita terangkan lebih sederhana.
Bisnis gaya fox atau serigala. Bisnis ini mewakili karakter serigala yang aktif dalam mengendus sumber makanan. Serigala memiliki kelebihan dalam indra penciuman dan pendengaran. Aktif bergerak kesana kemari dan fungsi organnya bisa dikatakan sempurna mulai dari tubuh yang ideal, kecepatan lari yang ok, dan alat pertahanan yang cukup. Dengan kelebihan itu serigala dapat bertahan hidup dalam berbagai cuaca dan sistem rantai makanan yang ada.

Dalam prakteknya, bisnis gaya serigala ini adalah pebisnis yang aktif mencari peluang. Dimana ada peluang langsung tangkap dan diekseskusi. Mengapa demikian, karena pebisnis tipe ini memiliki kemampuan serba bisa menjalankan usaha sehingga memiliki usaha dengan portofolio yang bermacam-macam. Contoh, tipe ini memiliku usaha tambang, kebun, kayu, otomotif, asuransi, perbankan dan lainnya. Kalau jaman dulu bisa dikatakan tipe serigala ini adalah seperti konglomerat atau taipan.

Umumnya, tipe serigala ini bisnisnya diawali dari perniagaan atau perdagangan. Bukan karena expert dalam hal tertentu.

Berikutnya adalah gaya landak atau hedgehog.
Pebisnis ini adalah pebisnis yang fokus dalam satu bidang, tidak tergoda dengan bidang lain walaupun bidang lain menawarkan rayuan untung yang menakjubkan. Mereka mengerjakan bisnis sesuai dengan passion atau hasratnya. Tidak peduli hujan atau panas, mereka fokus sampai tajam pada bisnis yang dipilihnya. Contoh pebisnis gaya landak ini adalah steve jobs, bill gates, waren buffet dan lainnya.

Kalau saya amati, bisnis gaya serigala ini banyak dilakukan orang Asia, khususnya China. Mengapa demikian, karena meraka bermula dari berdagang. Sedangkan bisnis gaya landak banyak dilakukan oleh orang Amerika atau Eropa, karena basis mereka adalah profesionalisme.

Di akhir tulisannya Jim menjelaskan berdasarkan surveynya, bahwa bisnis yang memiliki daya tahan lama adalah bisnis yang bergaya landak.

Demikian penjelasan ini, semoga membantu memberikan pencerahan.

Amir Fauzi
Founder
www.distroacademy.com | Sekolahnya Pengusaha Kaos Distro
www.gesut.com | Tempatnya Bikin Kaos Keren

0 komentar: