Friday, September 01, 2006

Haji : Tanazzul

From: Amir Fauzi
Sent: Thursday, February 16, 2006 6:02 PM
To: Milis BDI


Tanazzul berasal dari kata nazala, yang berarti turun. Saya ndak tahu pasti mengapa kata ini menjadi pilihan buat jamaah haji Indonesia yang berniat menghidupkan sunnah-sunnah Nabi dalam menunaikan haji. Tanazzul dalam haji Indonesia diartikan keluar dari rombongan untuk menunaikan sunnah-sunnah haji.

Mengapa tanazzul, karena manasik haji Indonesia lebih fokus menunaikan hal-hal yang wajib, sehingga ada beberapa sunnah yang tidak dapat dilakukan. Ketika anda berhaji, maka akan dibagikan tiga buku berisi dgn judul, Makna Haji, Manasik Haji dan Panduan Perjalanan. Dalam buku itu, Depag memberikan pilihan jika anda ingin menunaikan sunnah-sunnah itu dengan berkoordinasi dengan ketua Kloter.

Dalam cerita lain, saya sempat menghubungi pemilik Maktab (Pondokan yg dimiliki oleh warga Saudi), setidaknya 3 Maktab. Saya coba tanyakan, mengapa cara manasik antum tidak sesuai dengan yang digariskan panitia Tetap Haji Saudi. Petugas maktab itu menjelaskan, bahwa ia hanya melayani apa yang diinginkan Indonesia, orang2 kita memang terkenal "berani2" berinovasi. Jadi pemilik maktab, just melayani permintaan sehingga tidak bisa disalahkan.

Oleh karena itu, jika anda ikut haji reguler atau tanpa KBIH yang menjaminkan sunnah2 haji, anda mesti tanazzul dengan bergabung dengan KBIH yang menjaminkan itu. Tidak sedikit, KBIH yang berdiri kadang hanya doku oriented. Prosesi ini perlu keberanian & siap lahir batin terhadap dampak psikologis. Anda keluar rombongan pas prosesi puncak, mulai tanggal 8 - 12/13 Dzulhijah dengan prosesi tarwiyah di Mina, wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, Jumrah, Thowaf, Sai, Tahalul.

Kelihatannya simple, tetapi tak sesimple dalam tulisan ini. Jika anda menunaikan sesuai haji Nabi hingga puncak2 nya, maka akan anda temui experiance yang luar biasa.
- Betapa kesan mendalam dalam tarwiyyah di Mina
- Betapa mudahnya air mata mengalir saat wukuf di terik Arafah
- Betapa padat & berkeringatnnya berdesakan dalam melempar jumrah
- Betapa penuhnya pelataran Ka'bah saat thowaf ifadhah
- Betapa rendetnya sai pada saat2 puncak
- Dan lainnya.

Dalam prosesi itu, jika anda dalam kondisi tidak fit, dapat mengambil rukshah yang Nabi ajarkan.

Ada semacam kesan tersendiri saat anda berhaji bersama syariat Nabi, yang tentunya hanya terekam dalam nurani, yang tentunya tak dapat diungkapkan. Saya kadang baru sadar, mengapa mereka yang sudah berhaji, memiliki motivasi berhaji lagi jauh lebih kuat dari yang pertama. Barangkali kesan ini yang menghujam kuat dalam kalbu setiap hujjaj.

Tips :
(1) Tidak mudah anda mencari rombongan untuk bertanazzul, saya sarankan jauh-jauh hari bisa kontak KBIH yang menegakkan sunnah, sehingga ketika di sana, anda tinggal kontak dan bergabung. Dengan pertolongan Alloh, saya bergabung dengan Yayasan al-Wafa Jakarta untuk menunaikan tanazul ini.

(2) Sempatkan baca buku Sejarah Makkah, Madinah & Masjid Nabawi.

Barangkali ini sangatlah simple, untuk menjelaskan prosesi panjang haji, semoga bermanfaat buat kawan2 yang lewat Jawa. Uraian ini saya tutup dengan sebuah hadist Nabi. Kendaraan itu tidak digelak (disegerakan berangkat) kecuali untuk berangkat ke tiga tempat, Masjidil Haram, Masjidku (Masjid
Nabawi) dan Masjidil Aqsa. Jadi ada baiknya sebelum keliling Amerika, Eropa atau Asia, pesan Nabi tersebut didahulukan.

Mohon dikoreksi jika ada yang kurang.


Amir Fauzi
Owner
Fatta Niaga
=======================================
www.bursajilbab.com : Grosir Jilbab Super Murah
www.bajubayimurah.com : Pusat Kulakan Baju Bayi
www.ebajumuslim.com : Grosir Baju Muslimah Murah
www.wafanakids.com : Grosir Baju Muslim Anak
www.grosirkoko.com : Grosir Baju Takwa Bandung
www.jihadiclothing.com : Kaos Distro Muslim
www.sekolahsablon.com : Spesialis Kursus Sablon Kaos
=======================================

1 komentar:

khoiril said...

aSSALAMU'ALAYKUM WR. WB.

BAGAIMANA CARA CARA DALAM TANAZZUL