Wednesday, November 19, 2008

Kiat Mengembangkan Usaha


Saya sering menemui, baik itu tukang bakso, tukang sate gule, tukang martabak dan pedagang kaki lima lainnya. Pertanyaan yang sering saya lontarkan adalah berapa lama usahanya beroperasi.

Luar biasa, jawabannya bermacam-macam. Ada yang 10 tahun, 17 tahun bahkan ada yang 30 tahun. Kemudian pertanyaan lain yang saya lontarkan adalah berapa lama usaha ini berdiri. Sebuah warung sate gule di Trenggalek, saya tanyai dan menjawab sejak tahun 1928. Pengelola sekarang adalah keturunan ke empat.

Lain lagi dengan pengrajin sepatu terkenal di Blitar, Sepatu Soepangat, yang dulu menjadi kebanggaan warga Blitar. Berdiri sejak tahun 1944. Dan banyak lagi cerita lainnya. Umumnya mereka bertahan puluhan tahun bahkan sampai ke beberapa generasi. Namun ada satu problem, mengapa usaha tersebut kok begitu-begitu saja, tidak tumbuh berkembang sesuai dengan umur usaha yang digelutinya.

Dalam branding pun juga nggak kalah. Hampir seantero kabupaten tahu tentang kualitas masakannya atau produksinya. Tetapi kenapa ndak pernah besar. Belajar dari pengalaman tersebut, saya mau share bagaimaa mengembangkan usaha agar bertumbuh dan berkembang. Berikut ini resepnya.

1.Mastery
Sebuah usaha harus digeluti sampai kita menguasai penuh proses dari awal sampai akhir. Dengan penguasaan ini akan memberikan keunggulan kompetitif dari bisnis yang kita geluti. Dengan memahami bisnis dan perilakunya akan memudahkan kita untuk bertahan sekaligus memberikan nilai tambah. Agar bisa mastery, unsure passion sangat penting. Bisnis yang sesuai dengan kesenangan atau hobby akan memacu kita untuk maju dan bertahan dari krisis.

2.Niche
Agar unggul, sebuah bisnis harus mampu melakukan creating value atau memberi nilai tambah. Kemudian yang tak kalah penting adalah melakukan diferensiasi agar produk tidak terjebak dalam komoditas yang ujung-ujungnya adalah persaingan harga. Untuk itu, sebagai pemula, mengembangkan ceruk pasar lebih tepat dibanding dengan melakukan bisnis yang bersifat general.

3.Leverage
Leverage atau pengungkit perlu dilakukan untuk menambah besar kapitalisasi usaha. Leverage dapat dilakukan dengan banyak cara, semisal efek tornado, atau memutar keuntungan untuk mengembangkan bisnis atau melalui sistematisasi bisnis sehingga terjadi kenaikan efektifitas dan efisiensi bisnis yang tinggi. Atau melalui pemasaran yang massif sehingga mendongkrak penjualan.

4.Team
Sebuah bisnis jika ingin besar, tentu tak dapat kita kelola sendiri. Perlu adanya team work yang solid yang mampu menggerakkan. Bentuklah team dan system sehingga owner bisnis tidak terpaku dalam operasional tetapi lebih dapat focus ke hal-hal yang strategis. Jika usaha membesar, maka perlu dibuat SOP atau standar operasinya. Untuk system yang perlu bangun adalah marketing, control dan SDM. Dengan terciptanya system, maka kendali perusahaan akan semakin mudah.

5.Sinergi
Untuk tumbuh menjadi besar perlu adanya sinergi, baik dari pemasok, internal team dan pelanggan. Dengan adanya sinergi maka akan dapat melakukan efisiensi proses dan biaya.

6.Result
Salah satu goal utama dalam sebuah bisnis adalah memperoleh laba yang optimal. Nah, jika usaha sudah proven, maka bisa dilakukan langkah berikutnya, yaitu Franchise atau go public sehingga kapitalisasinya semakin besar.


Demikian,
Semoga bermanfaat.


Amir Fauzi
Owner
Fatta Niaga
=======================================
www.bursajilbab.com : Grosir Jilbab Super Murah
www.bajubayimurah.com : Pusat Kulakan Baju Bayi
www.ebajumuslim.com : Grosir Baju Muslimah Murah
www.wafanakids.com : Grosir Baju Muslim Anak
www.grosirkoko.com : Grosir Baju Takwa Bandung
www.jihadiclothing.com : Kaos Distro Muslim
www.sekolahsablon.com : Spesialis Kursus Sablon Kaos
=======================================

0 komentar: