Tuesday, May 28, 2013

7 Kesalahan Bisnis Yang Sering Dilakukan

1. Kesombongan
Kesuksesan seringkali mengarah kepada kesombongan, dan kesombongan adalah awal dari kehancuran. Ego adalah musuh nomor satu dari pemasaran yang berhasil. Dan untuk itu obyektivitaslah yang menjadi kuncinya. Tatkala sudah berhasil, ego menjadi tinggi dan kurang objektive dalam melihat pasar karena merasa sudah sukses.

2. Keserakahan
Biasanya saat sukses teraih, maka ingin sukses lebih besar. Biasanya setelah sukses berusaha menggelembungkan usahanya dan lupa akan hal-hal dasar yang membuat usaha itu berdiri. Banyak biaya-biaya yang tadinya dikelola dengan baik dihamburkan untuk bisnis yang tidak ada hubungannya dengan usaha inti.

3. Mengabaikan
Kebanyakan perusahaan mendapat masalah karena mengabaikan strategi sebagai suatu peperangan di benak pelanggan dan prospek mereka. Bahkan seringkali mengurusi sesuatu yang tidak ada korelasinya dengan bisnis.

4. Bermimpi
Lebih menggunakan impian ketimbang fakta. Saat usaha besar maka akan banyak mimpi-mimpi indah, dimana mimpi tersebut tidak berkorelasi dengan bisnis inti. Kebanyakan usaha-usaha terbaik itu fokus pada fakta-fakta riil daripada mimpi-mimpi disiang bolong.

5. Kehilangan Fokus
Kehilangan fokus adalah dosa yang paling populer. Setelah sukses biasanya pengin masuk dalam macam-macam peluang usaha yang diluar kompetensi. Ujungnya biasanya usaha-usaha baru ambruk dan berikutnya menyusul usaha utamanya.

6. Bekerja Bermain-main
Maksudnya, terlalu banyak berkesperimen dengan produk-produk gagal. Banyak melakukan langkah-langkah yang tidak perlu sehingga mengganggu kinerja produk karena terlalu banyak percobaan.

7. Berbangga Hati
Maksudnya, telah merasa sukses, menjadi pemimpin pasar sehingga tidak mempedulikan lagi tingkat persaingan dan pelanggan. Sebagai akibatnya perusahaan menjadi lengah saat kompetitor meningkatkan kinerjanya.

Disarikan dari Buku Jack Trout

Salam,



Amir Fauzi
Founder
www.distroacademy.com | Sekolahnya Pengusaha Kaos Distro
www.gesut.com | Tempatnya Bikin Kaos Keren

0 komentar: