Sunday, March 03, 2013

Ajaran Pengelolaan Sistem Mutu dari Crosby

Crosby adalah salah satu guru tentang mutu dunia. Ajaran-ajarannya banyak membantu industri Jepang untuk bangkit dari keterpurukan akibat perang dunia. Berkat salah satu guru mutu ini, produk Jepang merajai dunia. Berikut 14 ajaran sistem mutu dari Crosby.
1. Semua tingkat pimpinan perlu terlibat penuh
2. Harus dibentuk kelompok kerja kualitas
3. Harus ada ukuran kinerja kemajuan
4. Harus menghitung biaya kualitas yang membebani perusahaan
5. Kesadaran berkualitas harus dibangkitkan
6. Tindakan korektif harus selalu dilaukan untuk menghilangkan kesalahan selamanya
7. Harus dibuat rencana untuk membuat tidak adanya kesalahan (zero defect)
8. Harus dilakukan pelatihan
9. Harus ditetapkan hari tanpa kesalahan
10. Harus ada penetapan tujuan yang ingin dicapai
11. Harus menghilangkan penyebab-penyebab kesalahan
12. Harus ada pengakuan jika ada sesuatu keberhasilan
13. Harus ada panitia atau dewan mutu
14. Melakukan semuanya sekali lagi (do it over again)
Demikian 14 ajaran mutu dari Crosby, mari bersama menuju indonesia berkualitas.


Amir Fauzi
Baju Bayi Murah

Konsep Sistem Mutu/Kualitas dari Edwards Deming

Orang yang berjasa bagi kemajuan industri Jepang berikutnya adalah Edwards Deming. Karena jasanya, Jepang memberikan awards sistem mutu dengan sebutan Deming Prize. Kita kenali sekarang, Jepang merajai produk industri mulai dari elektronik, mesin, otomotif dan industri lainnya.  Pemikiran Deming tentang mutu lebih berfokus pada bagaimana proses yang baik akan memberikan result yang baik pula. Konsep ini lebih dikenal dengan 14 langkah kualitas Deming, yaitu :
1. Lakukan perbaikan atas produk/jasa secara konsisten
2. Hayati filosofi baru dan tinggalkan filosofi lama bahwa kesalahan dapat ditolerir dan mulai bersiaplah untuk berubah
3. Rubah cara pencapaian kualitas dari menunggu sampai selesai dibuat menjadi bagian dari kegiatanproduksi sejak awal
4. Jangan hanya melihat harga murah saja dari barang yang akan kita gunakan dalam proses
5. Tingkatkan secara konsisten dan berkesinambungan baik sistem produksi, kualitas, produktivitas maupun biayanya
6. Lakukan pelatihan yang tepat dengan kebutuhan
7. Upayakan meningkatkan perhatian pimpinan untuk membantu bawahan melaksanakan kerja yang lebih baik
8. Jangan menyalahkan bawahan jika masalahnya jutstru berasal dari sistem yang ada
9. Hilangkan sekat antar satuan organisasi, jangan terkotak-kotak
10. Jangan menggunakan slogan yang ingin meningkatkan produktifitas dsb tanpa pemberitahuan cara mencapainya
11. Hilangkan standar-standar, atau apa saja yang menjadi kendala untuk meningkatkan kualitas
12. Hilangkan hambatan yang menyebabkan bawahan tidak bangga dengan apa yang dikerjakannya
13. Tumbuh kembangkan keinginan velajar seumur hidup dan peningkatan nilai diri seluruh pegawai
14. Ciptakan suatu struktur manajemen puncak yang akan mendorong setiap hari ke-13 program diatas.
Ajaran-ajaran mutu Deming ini, menjadi penting kita pelajari dan amalkan dalam rangka meningkatkan daya saing usaha yang kita geluti.
Selamat mencoba...
Amir Fauzi
www.sekolahsablon.com
Kursus Sablon Kaos

Konsep Sistem Mutu atau Kualitas dari Joseph M Juran

Juran adalah seorang ahli mutu yang dikirim oleh Amerika atas prakarsa Jenderal Mac Arthur sebagai bentuk politik balas budi kepada Jepang yang saat itu luluh lantak karena kalah perang dan dijatuhkannya bom di Hirosima dan Nagasaki.

Juran dikirim ke Jepang di era 50-an untuk membantu industri Jepang yang porak poranda. Juran kemudian mengajarkan, bahwa untuk membangun industri harus sadar akan kualitas produk. Kemudian Juran merangkum ajaran sistem mutunya dengan konsep bahwa kualutas harus dilihat secara total dan bermuara pada fitness for use, atau siap memenuhi kebutuhan pelanggan. Berikut ini pikiran-pikiran Joseph M Juran jika ingin fitness for use :
1. Kualitas Aspek Teknologi terdiri dari kekuatan, kekerasan dan parameter lainnya.
2. Kualitas Aspek Psikologis, memenuhi unsur rasa, status, keindahan dll
3. Kualitas Aspek Waktu, terdiri dari dapat diandalkan, delivery tepat waktu dll
4. Kualitas Aspek Kontraktual, terdiri dari pemberian jaminan, garansi after sales dll
5. Kualitas Aspek Etika, terdiri dari kesopanan, kesetiaan dan lainnya

Demikian inti sari pemikiran Juran tetang produk yang berkualitas.


Amir Fauzi